SANGATTA – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kutai Timur resmi memiliki ketua baru untuk masa bakti 2026-2030 setelah menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab).
Melalui forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten tersebut, Sahlang Sattia ditetapkan secara mufakat sebagai Ketua PODSI Kutai Timur untuk memimpin kepengurusan selama empat tahun mendatang.
Kepengurusan baru PODSI Kutim akan memprioritaskan penyegaran organisasi sekaligus memaksimalkan persiapan para atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.
Dengan waktu persiapan yang cukup singkat sebelum Porprov, kepengurusan baru menghadapi tantangan untuk menjaga sekaligus meningkatkan capaian prestasi olahraga dayung Kutai Timur.
“Ini tantangan terberat jadi Ketua PODSI di waktu yang sempit menghadapi Porprov 2026. Sementara target sebelum-sebelumnya, kita minimal mendapatkan dua emas serta perak dan perunggu,” ujar Sahlang, Sabtu (12/9/2026).

Saat ini, PODSI Kutai Timur membina 43 atlet yang diproyeksikan turun dalam 28 nomor pertandingan pada Porprov Kaltim mendatang.
Ke-28 nomor tersebut akan mencakup empat kategori olahraga dayung, yakni kano, rowing, perahu naga, serta cabang baru Stand Up Paddle (SUP).
“Kita lagi merintis juga untuk olahraga paddle-nya, SOP paddle yang dayung tunggal. Ternyata itu masuk PODSI juga dan dilombakan di Porprov,” katanya.
Keterbatasan fasilitas untuk kategori baru tersebut tidak menyurutkan antusiasme masyarakat maupun atlet Kutai Timur untuk mengembangkan olahraga dayung.
Sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga dayung, PODSI Kutim turut menyiapkan agenda tahunan berupa festival dayung yang nantinya dipadukan dengan kegiatan kebudayaan daerah.
Untuk target pada Porprov Kaltim 2026, Sahlang menyatakan optimistis para atlet dayung Kutai Timur mampu memberikan hasil maksimal dan menambah perolehan medali.
“Target tiga emas tetap, dari dua dinaikkan ke tiga. Kita lihat dari Kejurprov kemarin sudah dapat dua emas dan dua perak, tinggal dinaikkan peraknya ke emas, masih rasional,” pungkasnya optimis.

Komentar